10 Januari 2026

Home

SLB Islam Qotrunnada melaksanakan kegiatan Outing Class pada 12 Oktober 2025 yang diikuti oleh 58 siswa dari jenjang TKLB hingga SMALB. Kegiatan ini bertempat di Bakpia Juara Satoe, sebagai bentuk pembelajaran luar kelas yang menyenangkan dan edukatif. Semoga pengalaman ini menambah wawasan dan keceriaan seluruh peserta! 🙌😊 #OutingClass2025 #SLBQotrunnada #BelajarMenyenangkan

Anak berkebutuhan khusus adalah anak yang memiliki kelainan fisik, emosional, mental, intelektual, dan/atau sosialMereka memerlukan layanan dan pendampingan serta kepedulian dari pemerintah dan kita semua. Mereka memerlukan pendampingan dalam belajar, dalam bersosialisasi dengan masyarakat dan dalam beragama. Anak berkebutuhan khusus yang beragama islam perlu . pendampingan penanaman dan pembiasaan hidup, yang mengintegrasikan pendidikan islam kesemua bidang,  sehingga diharapkan anak berkebutuhan khusus akan bisa menjadi pribadi yang memiliki aqidah yang kuat,  akhlaq yang berpribadi islami, bisa hidup mandiri, aktif dan produktif dalam hidup, kreatif dan mampu berinovatif sesuai potensi yang dimilikinya.

Atas dasar itulah berawal dari seorang guru GTT yang bekerja di sebuah sekolah luar biasa terpanggil dan terketuk hatinya untuk berinovasi bagaimana anak berkebutuhan khusus tersebut, selain di bekali dengan keterampilan dan pengetahuan namun mereka juga bisa mengenal Tuhannya lebih dekat serta memiliki akidah yang kuat dan akhlak yang bagus. Kepedulian tersebut diaplikasikan melalui pembelajaran yang di gelutinya dalam keseharian mulai tahun 2011 dengan mengadakan pendampingan dan membuka TPA di rumahnya. Dari seorang anak yang benar-benar menggugah hatinya,  kemudian berkembang menjadi sebuah lembaga taman pendidikan Al-Quran yang berkembang dengan pesat selama setahun terakhir (2014-2015).

Kepedulian tersebut yang kemudian didukung oleh beberapa orang yang memiliki pemikiran dan kepedulian yang sama (wali murid, tokoh, ahli dan praktisi), sehingga kemudian bergabunglah untuk mendirikan sebuah yayasan pendidikan islam bernama Yayasan Pendidikan Islam Nur Aini (YADINA) berkedudukan di Kota Yogyakarta, berakta notaris Nomor: 03 tanggal 17 april 2015 yang disahkan oleh Menteri Kehakiman dan HAM  RI pada tanggal 27 April 2015 dengan nomor pendaftaran 5015042734101362. YADINA semakin hari terus berkembang hingga akhirnya mulai tanggal 27 Juli 2015 menempati gedung baru di Glagah Lor RT 2 Tamanan Banguntapan Bantul Yogyakarta, bersamaan dengan pembukaan layanan pendidikan formalnya yaitu SLB Islam Qothrunnada.

YADINA bertekad menjadi lembaga yang peduli terhadap anak berkebutuhan khusus.Mencoba berinovasi agar bisa menjadi lembaga yang bisa memberi banyak manfaat bagi masyarakat pada umumnya dan khususnya bagi anak berkebutuhan khusus. Yayasan Pendidikan Islam Nur Aini bergerak disemua lini, tidak hanya pada bidang pendidikan formal saja, namun bergerak juga di bidang, agama,  sosial dan kemanusiaan. Pendidikan dalam YADINA diikuti dengan Pendampingan baik dalam bidang penerapan agama, keterampilan dan akademiknya serta ketrampilan sosialnya agar mampu berinteraksi dan berbaur dengan masyarakat umum.

Tujuan Terbentuknya Yayasan Pendidikan Islam Nur ‘Aini

  1. Terwujudnya pendidikan islami yang terintegrasi kesemua bidang.
  1.   Terwujudnya pendidikan yang memanusiakan anak berkebutuhan khusus dengan cara
    mengoptimalkan kemampuan yang dimiliki.
  1.   Terwujudnya layanan pendidikan anak berkebutuhan khusus yang terprogram, terarah dan
    berkelanjutan.
  1.   Terwujudkan lapangan kerja yang dapat menampung anak berkebutuhan khusus agar mereka
    dapat hidup mandiri tanpa harus membebani.
  2. Terwujudnya lembaga-lembaga yang selalu kreatif dan mampu berinovatif dalam segala bidang
    serta kebutuhan.